Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

ilha@iainmadura.ac.id

Untuk Pertama Kalinya, Mahasiswa Ilmu Hadis UIN Madura Lulus Melalui Publikasi Artikel Jurnal Ilmiah

  • Diposting Oleh Admin Web Ilmu Hadits
  • Selasa, 7 April 2026
  • Dilihat 29 Kali
Bagikan ke

Pamekasan, 2 April 2026- Ahmad Baihaqi, yang akrab disapa Abay, merupakan mahasiswa program studi ilmu hadis UIN Madura angkatan pertama sekaligus mahasiswa Ilmu Hadis pertama yang berhasil menyelesaikan studinya pada Senin, 9 Maret 2026. Ujian akhirnya digelar dalam bentuk ujian artikel ilmiah. Menariknya, ujian tersebut bertepatan dengan bulan Ramadan. Meski sedang menjalankan ibadah puasa, hal itu tidak menjadi penghalang bagi Abay untuk tetap produktif hingga berhasil menuntaskan ujian akhirnya sebagai mahasiswa.

Achmad Baihaqi mengungkapkan, bahwa sejak awal perkuliahan ia gemar mengikuti berbagai seminar dan pelatihan penulisan artikel ilmiah bereputasi di berbagai daerah di Indonesia. Sehingga tak jarang ia memenangkan perlombaan karya tulis ilmiah. Pengalaman tersebut menjadi salah satu motivasinya untuk menyelesaikan studi melalui jalur penulisan artikel jurnal.

“Aku mengajukan judul satu minggu sebelum ujian proposal dan langsung acc. Setelah itu aku menghadap Kaprodi untuk menentukan dosen pembimbing, dan alhamdulillah dalam satu minggu sudah bisa mengikuti ujian proposal,” ujarnya.

Abay menjelaskan bahwa ada beberapa tahapan yang harus dilalui untuk dapat lulus melalui jalur artikel jurnal. Pertama, mahasiswa harus menyampaikan kepada DPA bahwa tugas akhirnya akan dibuat dalam bentuk artikel bukan skripsi, kemudian mahasiswa melapor kepada KAPRODI. Pada tahap tersebut, artikel yang disiapkan sebenarnya belum rampung, sementara waktu menuju ujian proposal hanya tersisa tiga hari. Atas arahan dosen pembimbing, Abay diminta untuk segera menyelesaikan artikel tersebut agar dapat mengikuti ujia proposal. Ia pun menyelesaikan artikel tersebut dalam waktu tiga hari sebelum akhirnya mengikuti ujian proposal. Setelah ujian proposal, artikel tersebut kemudian diunggah ke jurnal untuk proses publikasi.

 

Tahapan berikutnya kemudian melakukan revisi sesuai masukan dari penguji dan dosen pembimbing, dilanjutkan dengan revisi dari pihak pengelola jurnal.

Tepat pada akhir bulan Desember 2025, pihak jurnal telah menjadwalkan pempublikasian artikel yang ditulis oleh Abay dan mengeluarkan bukti Letter of Acceptance (LoA) sebagai salah satu syarat administrasi akademik. Selamjutmya mahasiswa hanya perlu menunggu ujian skrips atau ujian akhir.

Selain itu, Ach Baihaqi menyebut bahwa mulai dari pengajuan judul, penyampaian rencana penulisan artikel kepada DPA, hingga penentuan dosen pembimbing oleh Kaprodi, berhasil ia selesaikan hanya dalam waktu satu hari. Hal tersebut menunjukkan keseriusannya dalam menempuh jalur artikel sebagai tugas akhir, dan ia mengaku tidak mengalami kesulitan dalam proses penulisan artikel yang dijadikannya sebagai tugas akhir. (MM/AB)